Skip to main content

Cinta

Pagi Cinta Merdu terdengar di telinga  Dari pujaan hati di ujung sana  Membuat pipi merah merona  Janji bertemu di ujung senja  Jantung berdetak kala terpana Menghapus rindu di dalam dada Saat hati sedang berbunga  Jauh terasa lama Dekat menggengam asa  Bahagia jangan sirna  Abadi selamanya

Jenang Kudus

Sejak kecil saya suka makanan dan jajanan manis. Hampir semua makanan yang mempunyai cita rasa manis, masih bisa masuk kemulut. Walaupun sejak kecil saya tergolong picky eater, tapi semua makanan manis pasti tidak pernah saya tolak. Dari sekian banyak makanan manis yang pernah saya cicipi, si jenang menduduki peringkat istimewa. Alasannya si jenang termasuk makanan mewah yang disajikan hanya pada moment istimewa seperti hari raya keagamaan atau kegiatan hajatan keluarga. Memori menyenangkan ini selalu membawa langkah kaki ke rak jenang tiap berada di toko penjual oleh-oleh.

Salah satu jenang yang terkenal dan mudah ditemui adalah jenang kudus dari propinsi Jawa Tengah. Bahan utamanya cukup sederhana, yaitu  tepung beras ketan, santan kelapa, gula pasir, dan gula jawa.  Proses pembuatan jenang dimulai dengan membersihkan bahan-bahan, seperti kelapa, tepung beras ketan, gula pasir, dan gula jawa. Semua bahan ini dicampur dan  dipanaskan dalam tungku berbahan bakar kayu. Adonan diaduk secara manual sampai kalis alias tingkat kekentalan yang diinginkan. Keunggulan jenang yang diolah secara tradional memiliki komposisi rasa yang tepat, dengan rasa legit dan pulen.  Kemudian adonan didinginkan satu malam agar mengeras dan mudah untuk dipotong.   Panganan ini berwarna kuning kecoklatan ini mempunyai banyak rasa, tetapi rasa original yang paling banyak dicari oleh penikmat jenang. Seiring perkembangan industri, jenang kudus punya beberapa varian rasa diantaranya Durian, Cocopandan, Cappucino, Susu, Anggur, Strawberry, Melon, dan Nanas. 


Walaupun tergolong jajanan sederhana, tektur jenang yang lembek dan berminyak; lembut dan pulen; dengan rasa manis gurih, terasa melengkapi rasa  secangkir wedang rempah. Kemewahan ini  merupakan rewarding moment setelah menghadapi hari yang berat, melemparkanku ke masa paling indah yaitu masa kanak-kanakku. Ah bahagianya. 

Comments

Popular posts from this blog

Why I do love Solo Travelling?

"Pergi Sendiri" "Dak takut ?" "Ikut travel agent mana?" "Hoax" dan masih banyak pertanyaan dan pernyataan yang ditujukan orang ketika tahu rencanaku pergi ke Jepang seorang diri. gara-gara racun dari group travelling di sosial media tentang tiket promo, foto-foto cantik di negara pilihan, dan disertai keinginan menggebu, aku beranikan diri untuk bikin paspor. Kali ini aku buat paspor elektronik ya.  Paspor elektronik, ada tambahan gambar kotak dibawah tulisan paspor  Setelah mendapat paspor pertamaku, aku mulai pantengi info promo. Hunting tiket ini punya sensasi tersendiri, bikin berdebar-debar. Karena aku dak pernah pergi jalan-jalan sendiri di tempat yang jauh. Berkali-kali udah dapat tiket murah, pas waktunya bayar tiket kok jadi keder ya. Setelah jam pembayaran lewat, rasanya menyesal. gitu terus berulang-ulang.  Pengen pergi tapi takut sendiri. Mau ngajak keluarga berarti kan jadi mahal. dak ada pilihan lain selain berangkat sendiri. Sumpa...

Cinta

Pagi Cinta Merdu terdengar di telinga  Dari pujaan hati di ujung sana  Membuat pipi merah merona  Janji bertemu di ujung senja  Jantung berdetak kala terpana Menghapus rindu di dalam dada Saat hati sedang berbunga  Jauh terasa lama Dekat menggengam asa  Bahagia jangan sirna  Abadi selamanya

Money Heist (La Casa de Papel): Resensi Film

  Judul Film           :  Money Heist ( Season one ) Jenis Film               :  Aksi, Drama Kriminal, Misteri Durasi                     :  13 Episode @ 50 Menit Negara Asal          :  Spanyol Sutradara               :  Álex Pina Penulis Naskah     :  Javier Gómez Santander Produser              :  Álex Pina, Sonia Martínez, Jesús Colmenar, Esther Martínez                                   Lobato,  Nacho Manubens Pemain                 : Úrsula Corberó (Tokyo), Álvaro Morte (The Professor), Itziar                ...